Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

#12 Perkara-Perkara Yang Membatalkan Puasa

Perkara-Perkara Yang Membatalkan Puasa 1. Masuknya sesuatu sekalipun sedikit/ kecil termasuk asap rokok ke dalam rongga badan dengan sengaja. Apabila kelupaan bahwa ia sedang puasa maka hal itu tidak membatalkan puasanya.   2. Muntah dengan sengaja. 3. Bersetubuh. 4. Keluar mani dengan sengaja. 5. Haid atau nifas. 6. Sakit gila walau sebentar 7. Pingsan jika berlangsung sepanjang siang 8. Mabuk yang disengaja jika berlangsung sepanjang siang.  9. Murtad.

#11 Kondisi Yang Membolehkan Seseorang Tidak Puasa:

Kondisi Yang Membolehkan Seseorang Tidak Puasa   A. Orang yang Wajib Mengqadha Saja: 1. Orang sakit yang ada harapan untuk sembuh. 2. Orang yang bepergian jauh dengan jarak yang dibolehkan mengqashar shalat. 3.   Ibu hamil atau menyusui yang menurut dokter akan mengalami mudharat pada dirinya jika melaksanakan puasa. 4. Wanita yang mengalami haid atau nifas. B. Orang Yang Wajib Membayar Fidyah Saja: 1. Orang yang sakit yang tidak ada harapan untuk sembuh. 2.   Orang yang sudah lanjut usia dan tidak mampu lagi berpuasa. Mereka itu tidak diwajibkan mengqadha puasanya akan tetapi hanya membayar fidyah saja yaitu memberi makan kepada satu orang fakir/ miskin setiap hari yang mereka tidak berpuasa. Fidyahnya berupa makanan pokok setempat (seperti beras, dan sebagainya) sebanyak satu mud ditambah lauk pauk yang biasa dikonsumsi. Ukuran satu mud itu 0,8 liter beras, digenapkan menjadi satu liter. C. Orang yang Wajib Mengqadha dan Wajib Membayar Fidyah: ...

#10 Puasa-Puasa Sunah

Puasa-Puasa Sunah     Disunahkan melaksanakan puasa pada hari-hari berikut: 1.       Hari Senin dan Kamis. 2.       Hari Tasu’ah dan ‘Asyura, yaitu tanggal 9 dan 10 Muharram. . “ Seandainya tahun depan saya masih hidup saya akan melaksanakan puasa tanggal 9 Muharram. (HR. Muslim dari Abdullah bin Abbas r.a.) 3.       Enam hari pada bulan Syawwal setelah Hari Raya Fitri.   “Barangsiapa melaksanakan puasa di bulan Ramadhan kemudian mengiringinya dengan puasa 6 hari di bulan Syawwal niscaya dia bagaikan puasa   sepanjang tahun.” (HR. Muslim dari Abu Ayyub al-Anshari r.a.) 4.       Hari Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah, bagi orang yang sedang tidak melaksanakan ibadah haji. Mengenai hal ini Rasulullah s.a.w. menyatakan: َ   “Aku harapkan dari Allah puasa pada hari Arafah menjadi penggugur dosa-dosa pada tahun lalu dan pada tahun sesudahnya.” (H...