#11 Kondisi Yang Membolehkan Seseorang Tidak Puasa:
Kondisi Yang Membolehkan Seseorang Tidak Puasa
A.
Orang yang Wajib Mengqadha Saja:
1. Orang sakit yang ada harapan untuk
sembuh.
2. Orang yang bepergian jauh dengan
jarak yang dibolehkan mengqashar shalat. 3.
Ibu hamil atau menyusui yang menurut dokter akan mengalami mudharat pada
dirinya jika melaksanakan puasa.
4. Wanita yang mengalami haid atau
nifas.
B.
Orang Yang Wajib Membayar Fidyah Saja:
1. Orang yang sakit yang tidak ada
harapan untuk sembuh.
2.
Orang yang sudah lanjut usia dan tidak mampu lagi berpuasa. Mereka itu
tidak diwajibkan mengqadha puasanya akan tetapi hanya membayar fidyah saja
yaitu memberi makan kepada satu orang fakir/ miskin setiap hari yang mereka
tidak berpuasa. Fidyahnya berupa makanan pokok setempat (seperti beras, dan
sebagainya) sebanyak satu mud ditambah lauk pauk yang biasa dikonsumsi. Ukuran
satu mud itu 0,8 liter beras, digenapkan menjadi satu liter.
C.
Orang yang Wajib Mengqadha dan Wajib Membayar Fidyah:
1. Orang yang tidak puasa karena
khawatir terhadap keselamatan orang lain seperti seorang ibu yang sedang hamil
atau sedang menyusui kemudian tidak berpuasa karena khawatir terhadap
keselamatan bayinya.
2. Orang yang menunda qadha puasa
padahal ada kesempatan sehingga masuk Ramadhan berikutnya.
D.
Orang yang Wajib Mengqadha dan Wajib Kifarat Besar:
Yaitu orang yang membatalkan puasa
Ramadhan dengan bersetubuh. Kifarat besar ialah memerdekakan seorang hamba
sahaya mukmin. Apabila itu tidak dijumpai maka wajib berpuasa selama dua bulan
berturut-turut selain mengqadha hari yang ditinggalkan. Kalau hal itu tidak
mampu dilakukan maka wajib memberi makan kepada 60 orang fakir/miskin
masing-masing satu mud makanan pokok dengan laukpauk yang biasa dikonsumsi.
E.
Orang Yang Wajib Mengqadha Puasa dan Wajib Menahan Diri dari Perkara-Perkara
yang Membatalkan Puasa Sepanjang Hari di Bulan Ramadhan:
1. Orang yang sengaja membatalkan puasa
di bulan Ramadhan bukan pada bulan lainnya.
2. Orang yang meninggalkan niat di malam
hari untuk puasa Ramadhan.
3. Orang yang makan sahur dengan
anggapan masih waktu malam padahal sebaliknya.
4. Orang yang berbuka puasa dengan
anggapan matahari sudah terbenam padahal sebaliknya.
5. Orang yang mengira bahwa hari itu
masih tanggal tigapuluh Sya’ban padahal sudah masuk Ramadhan.
6. Orang yang berkumur atau memasukkan air ke hidung
secara berlebihan ketika berwudhu sehingga air tersebut tertelan.
Komentar
Posting Komentar